Tips Tetap Makan Makanan Sehat dan Bergizi di Pertengahan Bulan

Makan makanan sehat dan bergizi adalah salah satu cara agar kita, iya aku dan kamu, untuk menjaga supaya badan tetap sehat. Salah satu ciri makanan sehat yaitu makanan yang bergizi. Pasti teman-teman sudah tahu kan? Nah, maka dari itu, menjaga pola makan sehat menjadi suatu keharusan, apalagi saat ini di sekitar kita banyak makanan atau jajanan instan yang tentu saja belum bisa memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi tubuh kita.

Tips Tetap Makan Makanan Sehat dan Bergizi di Pertengahan Bulan

Tidak ada salahnya bila kita mau mencoba menyajikan menu makanan sehat setiap hari. Justru itu sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Sayangnya, menu makanan sehat dan bergizi yang dijajakan di pasaran terkadang harganya lumayan mahal. Sampai-sampai kita mesti merogoh kantong begitu dalam. Padahal, kita lagi ingin pilih makanan sehat untuk diet. Atau, saat kamu hamil, ingin menu makanan sehat untuk ibu hamil agar si jabang bayi nutrisi yang baik.

Bila saja di awal bulan, mungkin menyajikan makanan sehat dan bergizi ini bukan perkara yang sulit. Namun, bagaimana bila sudah sampai di pertengahan bulan? Tentu yang lebih bikin khawatir adalah saking inginnya makan makanan sehat, justru kantong kita jadi sekarat alias habis di tengah jalan. Jangan sampai begitu ya teman-teman. Maka dari itu, saya bakal berbagi tips supaya kamu tetap bisa makan makanan sehat dan bergizi meski di pertengahan bulan. Nah, apa saja sih tipsnya? Mari disimak!

  1. Masak makanan sehatmu sendiri

Menyajikan makanan sehat salah satunya bisa dengan masak sendiri. Ya, masak sendiri. Selain ekonomis, masak sendiri juga bikin kita bisa berkreasi sesuka hati. Masak apa saja sesuai selera. Tapi, perlu dicatat, saat belanja bahan makanan, kamu mesti sesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, saat bikin menu makanan sehat untuk diet, menu makanan sehat untuk ibu hamil, menu makanan sehat untuk bayi, dan sebagainya maka bahan-bahan yang dibeli harus sesuai. Mulai dari sayuran, daging, hingga bumbu-bumbunya.

  1. Buat jadwal menu makanan sehat harian

Selanjutnya yang mesti kamu lakukan yaitu bikin jadwal menu makanan sehat harian. Kalau kamu punya papan tulis kecil atau kertas karton di rumah, bisa kamu manfaatkan untuk membuat jadwal menu makanan sehat ini. Di dalamnya kamu bisa buat kolom-kolom sesuai hari dan jam masak, kemudian diisi daftar menu makanan yang akan dimasak. Misalnya hari Senin pagi hari, masak tumis kangkung dan goreng ikan. Hari Senin sore, masak ayam goreng dan sayur bayam. Itu contoh aja ya, jangan ngiler.

  1. Sajikan makanan sehat sesuai kebutuhan

Nah, meskipun masak sendiri jangan boros ya, teman-teman. Kamu mesti bisa memperhitungkan kebutuhan makan kamu seberapa banyak. Kalau bisa, sekali masak harus habis untuk sekali atau dua kali makan. Jadi, ketika memasak bisa kamu hitung takaran nasinya seberapa banyak, lauknya seberapa banyak, sayurannya seberapa banyak, dan seterusnya. Nah, dalam menu makanan sehat yang mesti kamu perhatikan adalah adanya karbohidrat, protein nabati berupa sayur-sayuran, dan protein hewani yang bisa kamu dapat dari ikan, ayam, atau telur.

Dengan tiga tips sederhana di atas, kamu bisa menyajikan makanan sehat terus setiap hari, tanpa takut kehabisan uang, meski sudah sampai di pertengahan bulan. Dan yang penting, jangan sampai boros saat belanja di awal bulan. Maka, jauh lebih baik lagi kalai tips tetap makan makanan sehat dan bergizi di pertengahan bulan ini kita terapkan sejak awal bulan ya, teman-teman. Jadi bisa nabung dan memenuhi kebutuhan yang lain, kan. Semoga bermanfaat!